Showing posts with label Cerita Singkat. Show all posts
Showing posts with label Cerita Singkat. Show all posts

28 May 2014

Source

Burung-burung berkicau dengan merdunya, menyanyikan lagu indah, entah mengapa burung itu seakan bernyanyi layaknya manusia. Matahari pagi mulai menghangatkan kota ini, dan Citra terduduk lelah di bangku taman. Semua tak terlihat berbeda, fikirnya. Melakukan rutinitas yang jarang dilakukannya, menyibukan diri dengan hal baru untuk menghapus hal yang lama, Sejak pindah dikota yang sangat jauh dari tempat tinggal sebelumnya, semua seakan tak merubah apapun yang ada di hatinya.

Di hati nya masih ada nama lelaki itu, sejauh apapun jarak yang memisahkan dia dengan lelaki itu, tetap saja tak dapat membuatnya melupakan sosok yang pernah mengisi hari-hari nya. Walau cinta itu hanya bersemi dihati dirinya sendiri, tidak dengan lelaki itu.

Posted on Wednesday, May 28, 2014 by Nurizka Tresna

33 comments

28 April 2014



Panasnya matahari cukup membuatku berkeringat. Sejak keluar gedung sekolah tadi tiba-tiba saja aku ingin menguncir rambutku agar tidak terasa gerah. Andai saja aku tinggal di Negara yang iklimnya tidak se-ekstrim ini. Atau andai saja aku selalu punya supir yang siap menjemput dan membawakan payung untukku agar aku tidak terkena sinar matahari, seperti dalam film yang semalam aku tonton, yang tokoh utamanya itu aktor favoritku.

Aku menunggu bus di tempat biasa, di tempat yang cukup panas untuk berdiri. Untung saja bus angkutan umum yang ku tunggu segera datang. Setiap hari aku selalu naik kendaraan umum untuk pergi dan pulang sekolah. Aku harus terbiasa dengan penumpang yang suka berlaku aneh dan berdesakan di dalam bus. Untungnya kali ini aku dapat tempat duduk dipojok dekat jendela.

Posted on Monday, April 28, 2014 by Nurizka Tresna

10 comments

31 December 2013


Rintik hujan mulai membasahi pipi gadis itu, tapi dia tidak berlari menghindari hujan seperti yang lainnya, dia justru sangat menikmati air hujan yang membasahi seluruh sudut kota. Tanpa tergesa-gesa dia justru berjalan sambil sedikit menari sepanjang jalannya pulang kerumah. Dia menari, tersenyum, dan tertawa.
Gadis itu merenggangkan tangannya, menaikan dagu nya, menghadapkan wajahnya kearah langit, menutup matanya, membiarkan air hujan mengenai seluruh wajahnya.

Posted on Tuesday, December 31, 2013 by Nurizka Tresna

11 comments